Dijamu PSIR Rembang, Semen Padang FC Siap Bangkit

Irsyad Maulana dan seluruh pemain Semen Padang FC menjalani latihan di Stadion Sriwedari, Solo sebagai persiapan menghadapi PSIR Rembang.

Thekmers.co.id – Tekad tinggi dipatok Semen Padang FC kala menghadapi tuan rumah PSIR Rembang, Sabtu (28/4/2018) nanti. Kabau Sirah, julukan Semen Padang FC menegaskan tekad mereka untuk bangkit pada laga lanjutan Liga 2 pekan kedua ini.

Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli menyebut bahwa kekalahan telak anak asuhnya pada laga sebelumnya kontra Persisi Solo merupakan hal yang tak mereka inginkan. Karenanya mereka berharap bisa mencari penebusan pada laga ini.

“Kami terluka. Yang bisa mengobati luka ini adalah kami sendiri,” ujar Syafrianto.

“Karenanya, pada pertandingan lawan PSIR kami akan bekerja keras mencari tiga poin,” sambungnya.

Syafrianto sudah meminta anak asuhnya untuk melupakan kekalahan tersebut. Ia menilai permintaannya ini dipenuhi Hengki Ardiles dan kawan-kawan. “Mudah-mudahan ini jadi modal positif pada pertandingan lawan PSIR,” tuturnya.

Atas dasar itu, Syafrianto Rusli yakin timnya dapat bangkit dari kekalahan. “Alhamdulillah seluruh pemain dalam kondisi sehat untuk menghadapi PSIR, kami akan tetap memberikan arahan untuk menang dalam menghadapi Rembang,” tambah Syafrianto.

“Walaupun kami kemarin kalah, tapi keyakinan untuk bangkit dan menang itu yang harus kami tanamkan bersama pemain. Semua itu dimulai dari persiapan pertandingan yang tersisa tiga hari lagi,”sebutnya.

Syafrianto berharap dalam tiga hari para pemainnya dapat lebih kuat dan percaya diri. “Semua pemain kami siap, hanya Syaiful yang tidak bisa hadir pada pertandingan ini,” tandasnya.

Syafrianto mengakui saat laga dengan Persis, Hengki Ardiles dkk, seperti tertekan sepanjang dua babak. Hal tersebut membuat permainan tim kurang berkembang dan strategi tidak berjalan.

”Pemain tertekan sehingga terlihat beberapa kali melakukan kesalahan. Ini yang mampu dimanfaatkan oleh Persis,” kata Syafrianto.

Dirinya juga menilai gol-gol yang dihasilkan tuan rumah lewat skema serangan balik jadi momok Semen Padang. Para pemain tak bisa menguasai keadaan setelah kemasukkan gol kedua dan tiga.

”Mereka jadi serba salah di lapangan. Awal-awal babak ami menguasai, namun terkena counter attack akhirnya kemasukkan dan membuat mental pemain menurun,” ujar dia.

Meski tumbang pada laga perdana, Semen Padang FC enggan panik. Syafrianto segera melakukan perbaikan sebelum menghadapi PSIR Rembang di partai berikutnya. ”Kami yakin akan tampil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,”tutupnya.

About Author:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *