Kembali “Dikerjai Wasit”, Semen Padang FC Alami Kekalahan Terbesar Di Liga 2 Dari Aceh United

Striker Semen Padang FC, Mardiono berusaha menyundul bola dalam laga sore tadi.

Thekmers.co.id – Lawatan dua laga tandang Semen Padang FC ke Aceh benar-benar dikerjai habis-habisan. Setelah sebelumnya kalah 2-0 atas Persiraja, laga sore ini, Jumat (28/9/2018), Semen Padang FC kembali menelan kekalahan telak 1-4 atas tuan rumah Banda Aceh. Kekalahan ini menjadi kekalahan terbesar Kabau Sirah di Liga 2.

Sempat menguasai pertandingan di awal-awal laga, keputusan kontroversial wasit membuat laga berubah drastis. Sampai pertengahan babak pertama saja, Semen Padang FC harus dihukum puluhan pelanggaran yang jelas-jelas tidak penting. Selain itu tiga kartu kuning pun dilayangkan wasit kepada pemain Semen Padang FC. Puncaknya, penalti siluman pada menit ke-29′ membuat semangat tim Kabau Sirah runtuh. Tanpa ada pelanggaran sedikitpun, wasit menunjuk titik putih. N. Arianto yang ditunjuk jadi algojo berhasil mencetak gol dan membawa Aceh United unggul 1-0 dibabak pertama.

Dibabak kedua, keputusan wasit yang kontroversial membuat pemain-pemain Semen Padang FC susah mengembangkan permainan. Alhasil, Semen Padang FC harus menerima gawangnya dibobol tiga kali oleh Irsyad H menit ke-61′ dan dua gol N. Arianto pada menit ke-75′ dan ke- 81′. Semen Padang FC hanya mampu mencetak satu gol dimenit ke-86′ melalui sundulan. Skor 4-1 menjadi penutup laga.

Dalam konferensi pers selesai pertandingan, pelatih Semen Padang FC, Syafrianto Rusli menyebutkan sangat menyayangkan pertandingan dikotori oleh ulah wasit yang tidak fairplay. Syafrianto mengaku tentunya tim tidak akan tinggal diam dengan hal ini.

“Sekali lagi saya harus sedih dengan pertandingan ini. Saudara bisa menilai bagaimana kepemimpinan wasit. Kapan sepakbola kita mau maju kalau seperti ini. Harusnya kita bangun lah sepakbola kita ini. Saya orang PSSI, juga instruktur pelatih, mau menangis rasanya liat seperti ini,”ujarnya.

“Mengambil bola tidak ada kontak fisik dikasih penalti. Pelanggaran yang tidak jelas. Makanya saya tarik beberapa pemain kunci saya daripada nanti harus mendapatkan kartu merah,”tambahnya.

“Kami ada rekaman video-videonya semunya, kami tidak akan melaporkan skornya, tapi wasit yang memimpin hari ini semoga nanti mendapatkan pelajaran lebih baik,”imbuhnya.

“Tim Semen Padang FC juga salut liat penonton-penonton disini. Mereka yang butuh hiburan sepakbola fairplay harus melihat tontonan seperti ini. Kalian juga liat bagaimana tadi mereka meneriaki wasit yang memberi pelanggaran tidak jelas.”tutupnya.

About Author:

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *